Ada Yang Beda di Ujikom Kelas XII OTKP- DKV Tahun Ini

Selesai sudah semua tahapan ujian untuk siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 2 Gresik tahun ini. Setelah sebelumnya menempuh Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer, pada 17-18 Mei 2022  mereka melaksanakan kewajiban terakhirnya yaitu Ujian Kompetensi Keahlian.

Namun ada hal yang berbeda dengan Ujian Kompetensi Keahlian kelas XII tahun ini. Jika sebelumnya menggunakan sistem ujian kompetensi yang melibatkan penguji dari perusahaan, namun tahun ini melibatkan pihak Lembaga Sertifikasi Profesi LSP Teknologi Informatika sebagai asesornya.

Perbedaan lainnya yaitu dari segi sertifikat yang didapatkan oleh peserta didik dimana mereka akan mendapatkan Sertifikat Profesi yang diterbitkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang sangat membantu siswa dalam mencari pekerjaan setelah mereka lulus sekolah.

Bahkan menurut salah satu asesor Reza Praselanova, menyampaikan bahwa bobot dari sertifikat profesi ini sangat tinggi. “Jika anda nanti berhasil mendapatkan predikat “Kompeten”, maka bisa dikatakan kemampuan Anda bisa diakui secara global dan hal itu membuat Anda bisa mengembangkan kemampuan jauh lebih tinggi lagi. Bahkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan bonafit pun terbuka, sebab Anda dinilai lebih unggul berkat sertifikasi tersebut”, ujarnya dalam pengarahan sebelum ujian dilaksanakan.

Para siswa pun terlihat sangat antusias mengikuti ujian ini. Meskipun beberapa dari mereka sempat merasa grogi ketika memulai ujian namun akhirnya mereka bisa menyelesaikan ujian dengan baik. “Jujur saya merasa deg-degan di awal ujian, tapi ketika ujiannya berlangsung alhamdulillah asessornya bisa membuat situasi di ruang ujian menjadi cair sehingga kamipun merasa relax mengerjakan tiap butir soal yang diberikan” ujar Irfan Ardhiansyah siswa kelas XII OTKP.

Sedangkan siswa dari jurusan DKV mengungkapkan hal yang berbeda. ” Alhamdulillah, saya merasa pede pada ujian ini karena pembekalan  yang diberikan oleh pihak sekolah selama ini saya rasa sudah sangat cukup”, kata Adha Umar di akhir ujian.

Dengan adanya Ujikom berbasis LSP P3 ini diharapkan bisa meningkatkan mutu lulusan SMK Muda Benjeng. “Mudah-mudahan keterampilan anak semakin meningkat dengan adanya Ujikom ini, dan terlebih ketika nanti memasuki dunia kerja, sertifikat yang mereka dapatkan insya Allah sangat membantu mereka”, ujar Etik Umayah, S.Pd selaku Ketua Panitia Ujikom 2022. (Syuhud Immawan)